Irigasi Perpipaan Kelompok Tani Demi Tingkatkan Hasil Guna Pertanian

oleh -142 views
Pembangunan irigasi perpipaan Kelompok Tani Karya Tani, Dringo Bendung Semin. Foto: RdH/Dpp-Gk.

Kelompok Tani Karya Tani Dringo, Bendung, Semin, Gunungkidul melakukan pembangunan Irigasi Perpipaan sebanyak satu paket senilai Rp 84 juta. Kegiatan dilakukan dalam rangka meningkatkan hasil guna lahan pertanian, terutama pada saat musim kemarau.

Pembuatan fasilitas irigasi perpipaan ini dibiayai oleh Dana APBN 2020 melalui Program Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP). Peletakan batu pertama dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul beserta jajarannya pada hari Selasa, tanggal 28 April 2020 lalu, yang juga dihadiri oleh petugas dari BPP Semin, Babinsa Desa Bendung, Babin Kamtibmas Desa Bendung, Kades Bendung, dan perwakilan Pengurus Kelompok Tani.

Ketua Kelompok Tani Karya Tani Nur Yahya melaporkan, kegiatan pembangunan irigasi perpipaan dilaksanakan secara swakelola, dengan padat karya dengan melibatkan seluruh anggota Kelompok Tani sebanyak 48 orang. Kegiatan ini direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi sendiri oleh Kelompok Tani.

Teknis kegiatan berupa pembangunan tendon air sebanyak 2 unit masing-masing 10.000 liter dan pemasangan pralon ke seluruh areal pertanian. Luas lahan pertanian seluas 20 ha biasanya hanya ditanami padi pada musim penghujan dan sedikit tembakau di musim kemarau, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memaksimalkan tanaman tembakau di musim kemarau dengan pola tanam setahun Padi-Padi-Perkebunan/Hortikultura.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul mengapresiasi kegiatan ini, dengan harapan bisa melaksanakan kegiatan pembangunan secara optimal, iika perlu ada penambahan dana secara swadaya.

Kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan pembangunan secara swakelola padat karya sudah berjalan selama tiga tahun terakhir ini. Dengan swakelola diharapkan kegiatan yang direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi sendiri oleh Kelompok Tani hasilnya lebih maksimal daripada dilaksanakan secara kontraktual. Dengan swakelola juga akan memberikan lapangan pekerjaan bagi anggota kelompok tani disaat masa pandemi ini.

Dalam tahap proses pembangunan dan pasca pembangunan akan dimonitoring dan dievaluasi oleh berbagai instansi terkait, untuk itu kegiatan pembangunan irigasi perpipaan dan pemanfaatannya agar dapat dilaksanakan dengan baik mengacu pada pedoman yang sudah diberikan. Pendampingan secara teknis di lapangan dilakukan oleh petugas BPP Semin baik dalam proses pembangunan maupun pasca pembangunan hingga pemanfaatan dan perawatan bangunan.

Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan pada saat proses pembangunan telah beberapa kali melakukan monev dilapangan terakhir pada hari Selasa, tanggal 23 Juni 2020 bersama Tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. Hasil monev menunjukkan, secara umum kegiatan sudah berjalan dengan baik dan capaian fisik dan keuangan 100 %. (RdH/Dpp-Gk/Bara)

Tentang Penulis: Basuki Rahmanto

Basuki Rahmanto
Toekang photo segala acara dan jurnalis KabarHandayani. Hobby jalan-jalan dan kuliner. Tinggal di Wonosari Gunungkidul.