Pengusaha Kuliner Gunungkidul Bertekad Memenuhi Sertifikasi Secara Mandiri

oleh -601 views

Setelah melewati tahun-tahun yang berat karena pandemi ini, saat sekarang situasi sudah memungkinkan untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, meskipun tetap mengindahkan protokol kesehatan.  Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh pengusaha kuliner Gunungkidul yang  tergabung dalam Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI). Wanto Harusno selaku ketua PPJI Gunungkidul mengatakan bahwa even pertemuan adalah hal yang sangat penting untuk menjalin relasi sesama pelaku bisnis kuliner.  Selain itu juga untuk menyapa beberapa anggota baru.

Setelah melalui beberapa pertemuan panitia kecil maka dipilihkah Selasa, 25 Januari 2022 bertempat di Resto Panjerino, tempat kuliner yang relatif baru di Gunungkidul.  Kegiatan pertemuan anggota PPJI Gunungkidul kali ini selain untuk internal anggota juga mengundang beberapa dinas, yaitu Ir Purnama dari Dinas Koperasi,Perindustrian dan Tenaga Kerja, Muhamad Aril Aldian dari Dinas Pariwisata GK, dr.Dewi Irawati dari Dinas Kesehatan GK, Sri Wahyuni ketua DPD PPJI dan dari Kesbangpol GK.

Dalam sambutannya Sri Wahyuni, DPD PPJI DIY mengatakan sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh PPJI Gunungkidul untuk memberdayakan anggotanya. Karena terbukti selama tahun 2021 diadakan berbagai kegiatan , seperti sertifikasi Laik Hygiene, Sertifikasi Halal, pendampingan NIB bagi pelaku usaha. Pengusaha Katering di Sleman ini juga memohon dukungan dari dinas terkait bila ada kegiatan yang ditujukan bagi pelaku usaha kuliner di Gunungkidul diharapkan menggandeng PPJI GK. Event—even besar yang diadakan di Gunungkidul yang kerap kali penyedia kateringnya dari Lantai 1 (Jogya-red) diharapkan bias menggandeng dari pengusaha Gunungkidul.

Wanto Harusno, yang juga memiliki usaha Katering Kharisma, juga menyatakan hal serupa. Bahkan akan mengajak anggota PPJI untuk mengikuti berbagai sertifikasi secara mandiri dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan seperti laik hygiene, sertifikasi halal dan sertifikasi bagi penjamah makanan.

 

Pertemuan anggota perdana di awal tahun ini dihadiri oleh 61 anggota PPJI, 5 dari Dinas di Kabupaten Gunungkidul dan dari organisasi mitra. Selain pengarahan di sela-sela acara juga ada hiburan elekton. Karena anggotanya merupakan pengusaha kuliner maka kebutuhan snek dan makanan lainnya secara spontanitas disumbangkan oleh anggota.

Tentang Penulis: Heru Tricahyanto

Heru Tricahyanto
Saya lahir di Gunungkidul menyelesaikan SMP di Wonosari, lalu selepas itu ke Jogja sampai lulus kuliah. Belum pernah kerja kantoran walau punya ijazah, buka usaha komputer di Wonosari. Saat ini sedang menekuni hobi menulis dan usaha di bidang kuliner, yaitu warung Kopi Angkringan Wonosari (http://gopi.link/2f274)