Aku di Sini, Kamu di Mana?

oleh -141 views
Kebun pisang. Foto: Slamet.

Ada kesan lembut di kebun pisang yang saya rasakan. Kesan lembut itulah yang menenteramkan hati. Walau agak terlambat menemukannya, tetapi aku bersyukur, di awal memasuki usia menua, aku bisa belajar dengan alam sekitar. Alam yang selama ini menghidupi kita, tapi cenderung kita lupakan.

Pisang adalah pohon kelembutan. Bagaimana tidak? Dari daun, batang dan buah, semua ada kelembutan di sana.

Daun pisang sangat bermanfaat untuk pembungkus makanan dan terkesan lembut. Dari tempe sampai aneka kue jika disajikan dengan pembungkus daun pisang terasa menghadirkan kelembutan.

Batang atau debognya juga begitu. Untuk aneka kerajinan pot, tas sampai untuk pembungkus tembakau kualitas tinggi. Kesannya juga eksklusif.

Buahnya, dari manusia baru lahir (bayi) sampai orang tua yang sudah ompong giginya sangat menyukai pisang. Secara nutrisi juga sangat cocok bahkan dianjurkan dalam menjaga kesehatan.

Banyak orang yang mencari ketenangan jiwa dengan pergi ke tempat-tempat hiburan malam. Tapi, sekarang aku cukup ke kandang dan ke kebun pisang saja yang murah dan menyegarkan.

Bagaimana dengan Anda?

Tentang Penulis: Slamet Harjo

Slamet Harjo
Warga Nglipar Gunungkidul. Pemilik percetakan CV Catur Warna Indah Wonosari. Aktivis pertanian, peternakan, dan aktivis diskusi di media sosial. Mantan anggota DPRD DIY 2014-2019.