Berjemur

oleh -167 views
Berjemur. Foto: Slametharjo.

Banyak anjuran dari para praktisi kesehatan agar kita banyak berjemur dibawah terik matahari di saat saat seperti sekarang, mewabahnya pandemi virus Covid-19.

Pagi tadi aku sempatkan kunjungi simbokku, alhamdulillah simbok sehat. Malah kudapati simbok malah sedang berjemur … Ya sedang berjemur, kebetulan simbokku lagi ani-ani panen padi, jadi dah tiap pagi simbok selalu berjemur.

Nah sahabatku berikut saya kutipkan yang dilansir dari Sleep Advisor, bahwa berjemur ternyata memberikan banyak manfaat diantaranya:

1. Mendapatkan Vitamin D

Tubuh manusia membutuhkan sinar matahari pagi untuk membantu tubuh meningkatkan produksi vitamin D. Meski vitamin D bisa didapatkan dengan cara mengonsumsi suplemen, vitamin D bisa didapatkan dengan cara alami yaitu dengan menggunakan sinar matahari pagi.

2. Meningkatkan Imunitas

Vitamin D juga memiliki peranan dalam sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh akan menggunakan vitamin D untuk mendukung kinerja sel T yang berfungsi sebagai garis depan pertahanan melawan penyakit yang disebabkan oleh virus. Apabila vitamin D tidak mencukupi kebutuhan sistem metabolisme tubuh akan memudahkan tubuh terjangkit virus yang membuat Anda sakit.

3. Kesehatan Tulang

Selain membantu kinerja sel T untuk melawan virus yang masuk. Vitamin D yang diperoleh dari sinar matahari pagi dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik. Apabila penyerapan kalsium terjadi dengan baik maka kalsium yang sudah diserap dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang hingga membuat tulang menjadi kuat.

4. Meningkatkan Fungsi Mata

Vitamin yang bisa didapatkan dari berjemur tak hanya vitamin D namun juga ada vitamin D3. Vitamin D3 berfungsi untuk kesehatan mata yaitu dalam segi memperlambat degenerasi makula, yang merupakan penyebab utama kebutaan pada lansia. Vitamin D3 juga dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi mata secara keseluruhan. Namun, ketika berjemur Anda tidak boleh melihat langsung ke matahari dengan mata terbuka. Anda bisa menggunakan kacamata bila ingin melihat ke atas.

5. Metabolisme Tubuh

Sinar matahari pagi juga memiliki peranan penting bagi metabolisme tubuh. Paparan sinar matahari dapat membantu mempercepat metabolisme, dan mendorong tubuh untuk mempertahankan berat badan yang sehat. Selain itu, paparan sinar matahari akan membantu tubuh untuk melepaskan nitric oxide.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur

Manusia umumnya membutuhkan waktu istirahat untuk tidur minimal delapan jam sehari. Apabila Anda memiliki keluhan waktu tidur hal itu kemungkinan karena ada kesalahan dalam metabolisme tubuh. Berjemur bisa memberi manfaat tubuh untuk menjaga jam tidur Anda tetap sinkron.

Vitamin dari sinar matahari pagi juga memberi manfaat untuk membantu tubuh memproduksi hormon dengan baik dan juga dapat meningkatkan nafsu makan. Anda bisa memulai memperbaiki kualitas dan pola tidur yang tidak teratur dengan cara berjemur di bawah sinar matahari pagi pada waktu yang sama setiap hari. Rutinitas tersebut akan membantu mengatur jam tidur.

7. Mencegah Depresi

Ketika Anda dalam kondisi yang buruk dan banyak hal yang dipikirkan. Anda bisa memanfaatkan sinar matahari pagi untuk menghilangkan stres yang mungkin menjadi depresi. Paparan sinar matahari yang masuk ke dalam tubuh dapat meningkatkan kadar serotonin, yang merupakan hormon bahagia di otak. Meskipun ini bukan pengganti perawatan dari seorang psikolog atau psikiater, sinar matahari bisa memulihkan keadaan bila tubuh menyerap sinar matahari pagi.

Manfaat sinar matahari pagi yang baik bagi metabolisme tubuh dan meningkatkan imunitas itulah yang membuat kegiatan ini baik dilakukan pada saat kita menghadapi kondisi pandemi virus Covid-19.

Kandungan sinar matahari pagi dapat membuat produksi vitamin dalam tubuh menjadi lebih baik. Ketika produksi vitamin terpenuhi maka tubuh dapat memproteksi diri dari serangan virus karena imunitas yang ada dalam tubuh.

***

ucapah hut GK KH

Tentang Penulis: Slamet Harjo

Slamet Harjo
Warga Nglipar Gunungkidul. Pemilik percetakan CV Catur Warna Indah Wonosari. Aktivis pertanian, peternakan, dan aktivis diskusi di media sosial. Mantan anggota DPRD DIY 2014-2019.