Dari Hobby Mancing Menjadi Youtuber Mendulang Untung

oleh -269 views
Masgareng, dari hobby mancing menjadi vlogger. Dok: Ist.

Ada guyonan pemancing itu nggak bakalan bisa maju, karena kalau maju pasti terjungkal ke air. Namun, Masgareng Sucipta, salah satu penghobby mancing ini bisa melawan guyonan tersebut. Ia tidak terjungkal dengan langkah majunya.

Ia justru mampu menjadikan kegemarannya ini menjadi youtuber handal. Konten-konten yang dibuatnya ramai dikunjungi netizen, bahkan salah satu vlognya tembus 2 juta penonton lebih. Tentu dari vlognya, ia mampu mendulang untung.

Perantau asal Desa Pulutan Wonosari Gunungkidul yang tinggal di kawasan Karang Tengah Kota Tangerang ini memang punya hobby mancing sejak kecil. Sehari-hari ia bekerja di bagian building maintenance pada perusahaan media di Palmerah Jakarta. Karena bekerja secara shift, saat off dari kerja digunakannya untuk mancing di berbagai tempat. Bersama-sama rekannya ia sering mancing di kali, danau, rawa, dan di laut.

Selama di perantauan, Masgareng sudah menjelajahi mancing di berbagai tempat. Mancing laut di seputaran utara Jakarta sering dilakukan, seperti di Bagan Tanjung Kait, Bagan Pertamina di pantai utara Tangerang. Untuk mancing laut, ia memiliki spot favorit di Tanjung Kait. Mancing danau sering dilakukan di sekitaran Tangerang, ia punya spot favorit di Danau Cikupa dengan target ikan toman. Untuk mancing kali, ia selalu mancing di Kali Cisadane, spot favoritnya di bawah jembatan rel Cisauk dengan target ikan baung.

Bermula dari iseng suka memotret saat memancing, Masgareng kemudian beralih merekam kegiatan mancing dalam bentuk video. Setelah diedit, ia mempostingnya di youtube. Vlog tentang dunia per-mancing-an yang diunggah ke youtube ternyata mendapatkan respon hangat para netizen, Mereka meminta untuk mengunggah kembali setiap dirinya memancing. Hal ini menambah semangat dirinya untuk menggunggah dokumentasi kegiatan mancing yang dilakukannya.

Dari kebiasaannya mendokumentasikan hobby mancing sejak sekitar 5 tahun yang lalu, sudah lebih dari 100 video yang diunggah Masgareng ke youtube. Berawal dari iseng dan coba-coba sembari berlatih membuat vlog ternyata direspon positif oleh para netizen yang umumnya penggemar mancing.

Salah satu videonya, Mancing Ikan Baung di Kali Cisadane yang diunggah sekitar 10 bulan yang lalu sampai saat ini sudah dilihat lebih dari 2,5 juta netizen. Video-video lainnya juga digemari netizen penyuka mancing dengan rata-rata ratusan ribu penonton. Saat ini, akun youtubenya setidaknya memiliki 48 ribuan subscriber.

Untuk hobby mancing yang dijalani di Kali Cisadane, Masgareng dibantu rekannya bernama Bang Dudut. Bang Dudut adalah warga Cisauk, pemancing yang sehari-hari bekerja mencari ikan di Kali Cisadane. Ia mengajak Bang Dudut untuk membuat vlog. Sementara ikan hasil mancing diserahkan ke Bang Dudut untuk dijual.

“Hasil youtube sudah ada meski belum bisa untuk penghasilan utama. Anggap aja kita menjalani hobi dibayari youtube. Manfaat terbesar saya rasakan saat ini saya bisa bantu-bantu lewat hasil youtube ke Bang Dudut. Kemudian sekarang hasil pancingan ikan baung yang dijual Bang Dudut bisa cepat laku. Pembeli dateng sendiri, harga bersaing dengan para tengkulak. Sekarang asal bikin status foto ikan baung pembeli udah pada rebutan,” ungkap Masgareng.

Masgareng mengaku, awal membuat akun youtube yang berisi tentang dunia mancing bermula dari keinginan untuk membuat video dari hobby yang dijalaninya. Dasar-dasar membuat video memang sudah dia miliki berbekal dari kegiatan fotografi yang juga dijalaninya.

Awalnya,ia membuat vlog dengan kamera DSLR, tapi ia mengaku terlalu ribet memakai kamera tersebut. Kemudian, ia sempat mencoba memakai action cam, dan terakhir justru hanya menggunakan HP android. Saat ini ia justru lebih suka membuat vlog mancing dengan HP saja.

“Ilmu ngeyoutube, saya belajar dari channel youtube Den JC. Saya juga gabung Komunitas Youtuber Mancing Tangerang. Jadi bisa saling belajar. Kira-kira setahun ini saya baru benar-benar serius menggarap vlog di youtube,” ungkapnya.

“Sudah lama saya membuat vlog pake HP. Mengedit juga cuman pake HP, saya pake program kinemaster. Pake HP itu itu praktis. Bisa mobile ngeditnya di mana saja, bisa disambi-sambi kerja,” ujar Masgareng.

“Untuk ngrekam videonya cukup pakai HP harga sekitar 2 jutaan, yang penting RAM 4GB dan memori 128 GB sudah sangat memadai untuk membikin vlog. Untuk alat mancingnya, saya cuman pakai joran dan alat-alat lain yang murah, nggak ada merek,” tambahnya.

Masgareng mengaku, sampai saat ini ia belum puas. Ia masih terus belajar berkarya dan menikmati proses memancing dan membuat video. Ia bercita-cita, apa yang dilakukannya ini sebagai persiapan kegiatan setelah pensiun dari bekerja di perusahaan. Ia merasa hobby yang dilakukannya ini sangat menyenangkan.

Menurutnya, membuat vlog di youtube itu yang utama adalah dilandasi rasa senang. Ia selalu bersemangat untuk selalu belajar dan pantang menyerah. Ia juga menyadari hobby memancing itu berhubungan dengan tempat dan situasi yang penuh risiko, karena itu ia selalu berhati-hati dan prinsipnya keselamatan itu paling utama.

***

Tentang Penulis: Kandar KH

Kandar KH
Menulis di Kabarhandayani. Senang berbagi catatan perjalanan.