Manfaat Limbah Singkong untuk Pakan Ternak Sapi dan Kambing

Kulit singkong adalah salah satu limbah bermanfaat buat pakan ternak. Dok: Sapibagus.

Limbah Singkong sangat bagus dimanfaatkan buat pakan ternak, terutama budidaya sapi dan kambing. Apalagi singkong adalah salah satu jenis tanaman yang banyak ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, singkong dijadikan sebagai bahan makanan pokok di beberapa tempat, termasuk di Gunungkidul pada jaman dahulu. Apalagi pada musim-musim tertentu harga singkong sangat murah, sehingga para peternak banyak memanfaatkan tanaman singkong sebagai bahan baku pakan ternak mereka.

Hampir seluruh bagian tanaman Limbah Singkong cocok dijadikan sebagai pakan ternak. Batang singkong cocok untuk diberikan langsung ke sapi dalam kondisi yang masih fresh, walaupun mengandung protein yang cukup rendah sekitar 3-5%.  Akan lebih baik, jika batang singkong yang digunakan adalah yang masih muda karena masih mengandung protein yang cukup tinggi, terutama batang singkong yang masih memiliki daun karena kandungan tertinggi protein terdapat pada daun singkong, yaitu sekitar 30%.

Bacaan Lainnya

Dalam kondisi kering, batang Limbah Singkong sebaiknya ditepungkan terlebih dahulu dengan hammer meal. Proses pencacahan inilah yang akan membantu menghilangkan kandungan sianida dalam batang singkong, atau bisa juga melalui proses fermentasi agar kandungan sianida yang ada di dalamnya hilang secara keseluruhan.

Selain batang, bagian lain dari limbah singkong yang bisa dijadikan sebagai bahan pakan ternak adalah pongkol singkong alias potongan ujung dan pangkal singkong yang diambil untuk dijadikan tepung. Pongkol singkong banyak digunakan sebagai pakan ternak karena dijual dengan harga yang relatif terjangkau.

Potongan ujung dan pangkal singkong yang digiling akan menghasilkan pongkol singkong yang bagus dijadikan bahan pakan untuk memenuhi kandungan serat pada tubuh sapi. Akan lebih baik, jika pongkol singkong difermentasi terlebih dahulu sebelum diberikan pada sapi, kandungan serat yang ada di dalam pongkol singkong termasuk serat yang mudah untuk dicerna.

Untuk hasil yang lebih maksimal, para peternak bisa mencampurkan limbah singkong ini dengan bahan pakan lain seperti bahan baku sumber protein dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan singkong merupakan bahan pakan yang mengandung unsur karbohidrat. Jika sapi hanya diberikan pakan berupa singkong, mereka akan menumpuk menjadi lemak pada sapi.

Bila kelebihan kandungan karbohidrat, sapi akan menjadi gemuk karena tumpukan lemak yang berkumpul di bawah kulit sapi dan berwarna kekuningan. Maka dari itu, jangan pernah berikan pakan tunggal kepada hewan ternak. Campurkan juga dengan bahan pakan lainnya yang mengandung nutrisi berbeda untuk menyeimbangkan asupan nutrisi pada sapi.

Fermentasi singkong aman diberikan kepada sapi bunting karena hanya akan memberikan karbohidrat. Selain itu, tepung gaplek juga bagus diberikan secara langsung kepada sapi karena kandungan dirnya yang rendah, tetapi sebaiknya dihaluskan lagi dan diberikan air garam untuk meningkatkan palatabilitas yang dimilikinya.

Fermentasi singkong dapat bertahan lama apabila disimpan ditempat yang tidak terkena air karena jika terkena air, pongkol singkong akan menyerap air dan menghasilkan jamur yang akan menyebabkan pembusukan. Jika disimpan dalam kondisi tertutup (unaerob) dan terhindar dari air hujan, fermentasi singkong akan bertahan hingga satu tahun, bahkan lebih.

***

Referensi: Sapibagus.com

Facebook Comments Box

Pos terkait