, , , ,

Tafsir “MIMPI”

oleh -112 views

Membaca judul tulisan ini, mungkin spontas terlintas mengenai togel. Togel atau judi angka memang terlanjur melekat sejak era 1980-an. Tulisan ini tidak bermaksud mengajak anda untuk berjudi togel. Tulisan ini justru menantang anda untuk menyikapi mimpi-mimpi anda.

Konon, mimpi lahir dari alam bawah sadar kita. Dalam hidup keseharian, setiap orang pastilah memiliki hal yang diimpikan dalam hidupnya. Entah keinginan memiliki mobil, rumah atau jenis usaha tertentu. Sejarah membutkikan bahwa perubahan atau penemuan kadang dimulai dari sebuah mimpi. Sebut saja Wright Bersaudara, sang penemu pesawat terbang atau Thomas Alva Edison penemu bohlam pijar.

Mimpi adalah suatu harapan agar kita tetap hidup. Melalui mimpi, anda dapat menumbuhkan antusiasme dalam menjalani hidup ini. Namun mimpi hanya akan sekedar menjadi mimpi jika tidak dibatasi waktu dalam hal pencapainnya. Dalam bahasa Inggris, mimpi dituliskan dalam lema DREAM. DREAM dapat kita tafsirkan sebagai singkatan dari Dedication (Dedikasi), Responsibility (Tanggung Jawab), Education (Pendidikan), Attitude (Perilaku), Motivation (Motivasi). Untuk mewujudkan mimpi anda maka anda dituntut menerapkan DREAM secara konsisten.

Dedication atau Dedikasi. Untuk meraih mimpi atau tujuan hidup, yang pertama dan utama adalah mendedikasikan seluruh energi anda bagi tercapainya mimpi tersebut. Dalam pengertian ini, dedikasi juga berarti sikap loyal dan kesediaan untuk berkorban. Dedikasi haruslah didasari oleh keyakinan yang kuat bahwa apa yang anda impikan adalah hal yang dapat diwujudkan.

Responsibility atau Tanggung Jawab. Tanggung jawab adalah identitas yang jarang dipertanyakan. Sering kita dengar pertanyaan: “Anda bekerja dimana?”. Pertanyaan ini lebih menunjuk pada instansi, perusahaan atau lembaga dimana kita bekerja. Jarang kita menanyakan: “Apa yang sedang anda kerjakan saat ini?”. Setiap orang bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Tanggung jawab adalah ciri pembeda antara manusia dan makhluk yang lain. Tercapai tidaknya sebuah mimpi, sepenuhnya ada di tangan anda.

Education atau Pendidikan. Pendidikan tidak mesti bersifat formal. Bahkan pendidikan formal bukanlah satu-satunya ukuran untuk mencapai kesuksesan. Pendidikan adalah proses yang tak kunjung selesai. Pendidikan adalah salah satu cara membuka perspektif atau wawasan yang lebih luas mengenai impian anda. Saat anda telah merumuskan impian yang ingin dicapai maka belajarlah untuk meraihnya. Pendidikan yang sesuai dengan impian anda akan membuat anda memiliki passion untuk meraih mimpi itu.

Attitude atau Perilaku. Ubahlah perilaku anda sesuai impian yang ingin anda capai. Dengan mengubah perilaku maka anda akan membentuk kebiasaan baru yang lebih positif. Arahkanlah seluruh perilaku anda demi terwujudnya impian anda tersebut. Perubahan perilaku haruslah diikuti dengan perubahan paradigm berpikir, sehingga akan berdampak dan berkesinambungan. Ingatlah, Attitude is Everything… Perilaku adalah ciri pembeda yang paling nampak dalam diri setiap pemimpin.

Motivation atau Motivasi. Ada kalanya emosi dan semangat untuk mewujudkan impian kita tidak berjalan mulus. Ada saat kita sangat bersemangat, ada saat pula kita kurang bersemangat atau malas. Setiap orang mengalami hal tersebut. Memotivasi diri sendiri bukanlah hal mudah dibanding memotivasi orang lain. Dibutuhkan komitmen yang besar untuk melakukan demi tercapainya impian anda. Berbagilah nilai dan pengalaman anda bersama orang lain yang anda percayai untuk memberi pengaruh yang positif. Bacalah buku yang inspiratif. Setelah itu… Action!

Mari kita membangun DREAM. ***

Tentang Penulis: Wahyu Widayat

Wahyu Widayat
Fasilitator pelatihan kepemimpinan, motivasi dan komunikasi. Hobi fotografi dan menulis. Pernah bekerja di perusahaan pertambangan di Papua dibidang HRD and Leadership Development. Saat ini aktif dibidang pendidikan dan pemberdayaan sosial di Gunungkidul.