Memasuki bulan-bulan ini adalah waktu di mana masyarakat perdesaan Gunungkidul melaksanakan tradisi “bersih desa/dusun”. Ada yang menyebutnya “merti desa/dusun”, ada punya yang

Ujare (ngendikane) para juru kunci tuk/sumber (amarga sing njuru-kunceni tuk/sumber ora mung pyayi siji), banyu-beninge bakal mudal lan mumbul akeh ska (tu)tuk

Siang itu, kira-kira pukul 14.00, dua petani-penggarap perempuan 50-an tahun berjalan beriringan menuju jantung “mbaon”, atau “baon”. Menapaki jalan bebatuan gamping putih