Terapi Kesehatan dengan Berkebun

oleh -439 views
Berkebun sebagai terapi kesehatan. Foto: Slamet.

SEPUTARGK.ID – Saya pernah terserang stroke akibat penyumbatan pembuluh darah karena tensi tinggi. Alkhamdulillah kondisi kesehatan saya semakin membaik dan berangsur normal, walaupun ada motoris yang belum normal.

Aktivitas keseharian saya, seperti nyopir, jalan, aktivitas lain alkhamdulillah bisa saya lalui dengan baik. Dalam kesempatan ini, saya pingin berbagi pengalaman, barangkali ada saudaraku atau keluarganya yang mengalami stroke. Tak perlu panik, jalani saja hidup dengan ikhlas, senantiasa selalu dekat dengan Tuhan.

Berkebun adalah caraku menggantikan terapi rutin secara medis. Kini mulai kurasakan manfaatnya. Apalagi berkebun dan bercocok tanam di masa pandemi Covid, bisa menjadi pilihan aktivitas yang menyenangkan bahkan menyehatkan.

Menanam sayuran, menanam aneka bunga, menanam aneka buah, beternak ayam kampung, bebek, burung, pelihara lele, ikan hias, dan lain-lainnya adalah rangkaian kegiatan yang bisa dipilih, sesuai luas lahan, waktu luang dan budget yang dimiliki. Yang penting tidak malas.

Berkebun bisa menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan rasa jenuh berada di rumah. Masa pandemi seperti sekarang ini dapat menghilangkan rasa bosan dan stres, sebab aktivitas ini dapat membantu tubuh kita menjadi lebih rileks dan pikiran menjadi lebih segar dan tenang. Pada saat pagi hari juga membuat rumah atau halaman kita terasa lebih sejuk dan menambah hiasan dari tanaman-tanaman tersebut.

Berkebun juga merupakan pilihan aktivitas saya paska sakit stroke sebagai alternatif terapi. Hal positif dari aktivitas berkebun yang saya rasakan antara lain:

1. Meningkatkan kebugaran. Dengan berkebun saya menjadi aktif secara fisik. Ketika melakukan banyak gerakan, tingkat kebugaran cenderung meningkat. Selan itu, dengan membawa dan menggunakan alat-alat berkebun seperti cangkul dan pemotong rumput akan memberikan beberapa latihan yang baik untuk kesehatan.

2. Meningkatkan kreativitas. Pikiran akan jauh lebih bersemangat, berkebun juga bisa meningkatkan kreativitas. Ketika banyak melihat tanaman hijau, pikiran akan lebih positif dan jauh lebih produktif.

3. Menjadikan pikiran rileks. Menghirup udara segar atau menyentuh tanah akan memberikan pengalaman baru, pikiran akan jauh lebih santai. Bahkan tanpa disadari sebelumnya, aktivitas ini membuat pikiran rileks dan membuat penggiatnya semakin sehat.

4. Mengurangi stres. Tingkat stres saya berkurang drastis dengan cara berkebun di halaman belakang rumah. Saya percaya betul bahwa orang-orang yang menghabiskan waktu berkebun cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah.

5. Meningkatkan sirkulasi darah. Dengan aktifitas berkebun ada banyak sekali gerakan yang dapat di lakukan seperti mencangkul tanah, mengisi polibag atau memotong rumput. Hal ini tentu saja dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga peredaran darah menjadi lancar. Jadi, aktivitas berkebun sangat baik sebagai alternatif latihan.

Yuk berkebun dan menghijaukan bumi, bonusnya kesehatan lebih terjaga.

***

Tentang Penulis: Slamet Harjo

Slamet Harjo
Warga Nglipar Gunungkidul. Pemilik percetakan CV Catur Warna Indah Wonosari. Aktivis pertanian, peternakan, dan aktivis diskusi di media sosial. Mantan anggota DPRD DIY 2014-2019.