“Air Kapur”: Kumpulan Puisi Andi Kartojiwo

oleh -156 views
Pipa air PAM yang memanjang dari Sumber Ngobaran menuju ke Kanigoro dan sekitarnya
Pipa air PAM yang memanjang dari Sumber Ngobaran menuju ke Kanigoro dan sekitarnya

JIWA MENDAKI

Seorang amongtani di seputar Pantai Ngrenehan sedang memanen ketela di lahannya.[Foto:NR]
Seorang amongtani di seputar Pantai Ngrenehan sedang memanen ketela di lahannya.[Foto:NR]
Tak usah kau risau tentang tanah ini
Terjalnya mendidik kaki untuk kuat
Mengajari keteguhan harap menjulang tinggi
Biji tak pernah murung
Tunas tak juga layu
Bangkit bersama nafas mendaki
Mesra… tak ada jeda
Gembira… tak membekas duka
Bersama kabut impian dijemput
Bersimpul di penjuru arah batas tepi
Di kediaman setinggi tanah ini

NANGKA

Keluarga Nangka: Cempedak.[Foto:NR]
Keluarga Nangka: Cempedak.[Foto:NR]
Getah lengket
Menjerat berhimpit
Setangkai satu kepal
Semusim sebanding kepala
Berbiji sejumlah ruas jari

Rimbun daun memberi teduh
Ranting menunjuk arah
Batang kabarkan buah
Nikmatilah
Aroma dimasa tua
Wangi bercampur manis
Menjerat berhimpit
Antar rumah sorak
Buah sudah masak

AIR KAPUR

Pipa air PAM yang memanjang dari Sumber Ngobaran menuju ke Kanigoro. Menurut para warga di sana, air hujan yang ditampung PAH lebih enak dibanding air PAM karena air PAM berkapur.[Foto:NR]
Pipa air PAM yang memanjang dari Sumber Ngobaran menuju ke Kanigoro. Menurut para warga di sana, air hujan yang ditampung PAH lebih enak dikonsumsi dibanding air PAM karena air PAM berkapur.[Foto:NR]
Imaji surgawi membayang dibenak
Mengalir dibawahnya sungai-sungai
Terpukau lalu lalang orang seberang
Datang memandangi tempat ini
Surgawi takjub terus kembali

Ada misteri pujangga dan petapa
Meniti cahaya mahkota suci
Tanah harum pantulkan wahyu ilahi
Berbisik halus menembus kalbu
Luhurkan jiwa terbasuh air kapur

Imaji surgawi singgasana batin
Terukir prasasti terkenang masa
Petapa melegenda terkubur mulia
Jejaknya tersirat terungkap penuh tanda

——————————

[Penulis: Andi Kartojiwo; Perupa; tinggal di Karangmojo]