Pecatur dari SD di Pelosok Ponjong Menjuarai O2SN Catur

oleh -372 views

Ketekunan Isrori Teguh Aprianto S.Pd, guru di SD N Klumpit Ponjong sejak 2008, berbuah manis setelah kontingen Ponjong menjadi juara umum O2SN catur  tingkat tahun 2021 ini.

Pengurus Percasi Kabupateng Gunungkidul seragam biru) bersama para juara catur tingkat SD

Kejuaraan yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 April 2021 Oleh Dinas Pendidikan ini berlangsung  di SD N Piyaman 1 Wonosari dengan peserta putra dan putri. Kelas yang dipertandingkan adalah catur cepat dan catur kilat. Persaingan di kelas catur putri cukup ketat juga, karena ada 15 peserta di catur cepat dan 11 orang di catur kilat.

Penyelenggaraan O2SN untuk wakil dari Kecamatan Ponjong berasal dari beberapa sekolah  yaitu SDN Klumpit, SDN Umbulrejo, SDN Ponjong II dan SDN Kenteng II. Para siswa ini tergabung dalam  satu klub yaitu Kuda Gunung Chess Club, yang didirikan oleh Isrori.

Pria yang cenderung pendiam ini, memulai karir sebagai pendidik di SD Klumpit Ponjong sejak 2008. Sekolah yang letaknya di Kenteng ini jauh dari hiruk pikuk kota, karena terletak di tengah perbukitan di Desa Kenteng, Ponjong. Untuk menuju ke lokasi ini, dari Wonosari kurang lebih butuh waktu 45 menit. Jalan masuk menuju SD sebagian masih berupa batu-batu, belum beraspal. Saat memulai tugas di tempat ini Isrori berpikir kegiatan apa yang bisa dikenalkan kepada anak didiknya, agar bisa mengangkat nama sekolah. Lalu Isrori menanyai beberapa anak, apakah sudah tahu tentang catur. Ternyata banyak yang belum tahu mengenai catur, apalagi untuk memainkan bidak-bidaknya.

Pilihan catur ini karena sarananya murah, Sehingga tidak akan memberatkan orang tua yang kebanyakan petani dan buruh tani. Lelaki kelahiran Jakarta 34 tahun lalu, sudah 13 tahun mengajar di SD Klumpit. Keputusannya untuk mengenalkan catur penuh dengan perjuangan. Banyak waktu yang didedikasikan untuk anak didiknya agar menyukai catur, yang tentu saja mengurangi waktu kebersamaan dengan keluarga. Namun semangat bapak seorang putri ini tidak surut, dengan tekun Isrori mengajari anak didiknya secara sukarela, mulai dari mengenalkan petak-petak di papan catur,sampai dengan cara memainkannya.

Hasilnya mulai nampak ketika pertama kalinya ada salah satu siswanya maju mewakili Gunungkidul dalam O2SN SD Cabor Catur tingkat Nasional di tahun 2011. Penghargaan yang didapat siswanya ini dengan cepat menyebar ke seluruh anak didiknya, sehingga mereka menjadi termotivasi.

Selama pandemi ini walaupun terbatas, Isrori mempersiapkan anak didiknya dengan terus berlatih. Dia mendirikan klub catur Kuda Gunung Chess Club, yang tempat latihannya di rumahnya sendiri. Hal ini agar ia lebih leluasa, tidak terbatas mengajar catur pada jam sekolah. Anak-anak didiknya bersemangat untuk belajar catur dengan fasilitas terbatas, dengan duduk lesehatan di tikar.

Ajang O2SN menjadi pembuktian kualitas para pemain catur yang masih SD. Atlet catur putri    Atika Murtianin Suryaningrum dan  Andini Elisa Putri akhirnya bisa meraih juara pertama  di kelas catur cepat dan catur kilat putri. Sementara itu   masih ada 4 anak didiknya yang meraih medali perak  dan perunggu. Dengan pencapaian tersebut, Kapanewon Ponjong menjadi juara umum di O2SN Catur tingkat SD tahun 2021.

Target berikutnya dari para pecatur yunior Ponjong, persiapan agar bisa masuk ke dalam tim POPDA yang akan datang.

Tentang Penulis: Heru Tricahyanto

Heru Tricahyanto
Saya lahir di Gunungkidul menyelesaikan SMP di Wonosari, lalu selepas itu ke Jogja sampai lulus kuliah. Belum pernah kerja kantoran walau punya ijazah, buka usaha komputer di Wonosari. Saat ini sedang menekuni hobi menulis dan usaha di bidang kuliner, yaitu warung Kopi Angkringan Wonosari (http://gopi.link/2f274)